SMS GRATIS SEMUA OPERATOR

Jusuf Kalla Bagikan SMS Gratis Dukung Komodo sbg keajaiban Dunia
Mulai hari ini, Sabtu (15/10) hingga Jumat 11 November 2011, 4 operator telekomunikasi membebaskan biaya Short Message Service (SMS) untuk voting Komodo sebagai Tujuh Keajaiban Alam Dunia Baru (New7Wonders of Nature). Masyarakat Indonesia hanya cukup mengetik KOMODO dan mengirimkannya ke 9818. Keempat operator telekomunikasi itu adalah Telkomsel, XL, Indosat, dan Telkom Flexi.
Hal ini disampaikan Jusuf Kalla, di acara penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dengan operator-operator telekomunikasi di Jakarta, Jumat (14/10). “Saat ini, kita semua berkumpul untuk menyukseskan Komodo sebagai salah satu pemenang tujuh keajaiban dunia,” kata Jusuf Kalla.
Mantan Wakil Presiden itu menyatakan upaya penyuksesan ini lebih dari sekedar untuk meraih kemenangan, tapi lebih dari itu, ini adalah untuk mempersatukan bangsa.
“Ini adalah cara yang paling murah untuk memperkuat persatuan bangsa. Lebih dari itu, cara SMS ini adalah cara yang demokratis untuk memilih,” ujar Kalla.
Dalam penandatanganan MoU itu tampak hadir Wakil Direktur Utama Telkom, Ermadi Dahlan, Wakil Sekretaris Presiden Direktur Telkomsel, Bambang Supriogo dan Kepala Komunikasi PT XL Axiata Tbk. Febriati Nadira dan Ketua Pendukung Pemenangan Komodo (P2Komodo), Emmy Hafild.
“Tiap SMS akan memberikan satu suara bagi Komodo dan SMS dapat dikirimkan berulang dan berkali-kali,” kata Wakil Direktur Utama Telkom, Ermadi Dahlan.
Ketua Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla, mendukung penuh pemilihan ini. “Ini adalah cara termurah untuk mensejahterakan masyarakat NTT,” kata Jusuf Kalla.
Masyarakat bisa mengirimkan SMS mulai Sabtu, 15 Oktober 2011 pukul 00.00 WIB hingga pemilihan ditutup pada Jumat, 11 November 2011 pukul 11.00 waktu Swiss atau pukul 17.11 WIB. Semua biaya SMS untuk mendukung Komodo dari keempat operator tersebut hanya Rp1. Masyarakat Indonesia hanya cukup mengetik KOMODO dan mengirimkannya ke 9818.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Seputar Sambas:Sering Ngamuk, Kunyil Diamankan Pol PP

70 Persen dari 195 Perusahaan di Sambas Belum Daftar BPJS (Seputar Sambas)