SEPUTAR SAMBAS:Warga Sambas Sulit Dapat Kayu
Kok bisa gitu ya padahal pulau borneo terkenal akan kaya hutannya.Mri kita sama sama telusuri
Hamid (45), satu di antara warga Paloh mengatakan seringnya razia atau operasi perkayuan membuat masyarakat menjadi takut untuk mengambil kayu di hutan.
"Warga sekarang ini jadi tidak berani, khawatir ditangkap petugas. Akhirnya kami kesulitan mendapatkan kayu," ujar Hamid kepada Tribunpontianak.co.id.
Dikatakan, sebagian masyarakat sangat tergantung dengan hasil kayu. "Saat ini kayu masih sanagt diperlukan untuk membangun rumah, jembatan, sekolah dan bangunan lainnya," katanya.
Penggunaan kayu sebagian besar digunakan untuk masyarakat lokal. "Kita minta agar kayu yang digunakan untuk masyarakat lokal tidak ditangkap, kalau terjadi tentunya hal itu sangat memberatkan warga," ujarnya.
"Warga sekarang ini jadi tidak berani, khawatir ditangkap petugas. Akhirnya kami kesulitan mendapatkan kayu," ujar Hamid kepada Tribunpontianak.co.id.
Dikatakan, sebagian masyarakat sangat tergantung dengan hasil kayu. "Saat ini kayu masih sanagt diperlukan untuk membangun rumah, jembatan, sekolah dan bangunan lainnya," katanya.
Penggunaan kayu sebagian besar digunakan untuk masyarakat lokal. "Kita minta agar kayu yang digunakan untuk masyarakat lokal tidak ditangkap, kalau terjadi tentunya hal itu sangat memberatkan warga," ujarnya.
Penulis : Suhendra Yusri
Editor : Marlen Sitinjak
Sumber : Tribun Pontianak
Komentar
Posting Komentar