Seputar Sambas Kalbar akan Pertahankan Camar Wulan dan Tanjung Datok

Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis, meminta pemerintah RI melakukan diplomasi atau negosiasi ulang dengan pemerintah Malaysia, terkait masuknya wilayah Camar Wulan dan Tanjung Datok, dalam peta wilayah Malaysia.

Menurut Gubernur Kalimantan Barat, dalam peta wilayah Malaysia yang dibuat berdasarkan kesepakatan pada tahun 1975 di Kinabalu dan tahun 1978 di Semarang, antara Malaysia dan Indonesia area seluas 1.499 hektare di Camar Wulan dan 8 ribu hektare di Tanjung Datok, masuk dalam wilayah negara Malaysia.

Menurutnya Pemda Kalbar akan mempertahankan kedua wilayah tersebut yang berada di Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas. Karena, seharusnya peta dibuat mengacu kepada kesepakatan yang telah dibuat oleh pemerintah Belanda dengan Inggris, saat menyerahkan wilayah Borneo berdasarkan traktat London tahun 1824.

Gubernur berharap pemerintah pusat dapat melakukan pengecekan dan diplomasi ulang, karena Pemda Kalbar memiliki peta wilayah berdasarkan kesepakatan tahun 1824 tersebut. Gubernur juga telah meminta Bupati Sambas, Juliarti Djuhardi, untuk melakukan pengecekan di lapangan.(DNI)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Seputar Sambas:Sering Ngamuk, Kunyil Diamankan Pol PP

70 Persen dari 195 Perusahaan di Sambas Belum Daftar BPJS (Seputar Sambas)