HATI KAMI TETAP NKRI :WARGA ENTIKONG

Inilah bukti semangat nasionalisme yang luar biasa.
Walau apapun     jua tetap satu NKRI.
Berikut kami ambil laporan dari tribun yang menyangkut masalah perbatasan.
Munculnya masalah perbatasan di Dusun Camar Bulan Kabupaten Sambas dan Desa Mungguk Gelombang Kabupaten Sintang, belum lama ini, membuat masyarakat perbatasan di Kabupaten Sanggau, merasa prihatin.
Tokoh masyarakat Entikong Kabupaten Sanggau H Thalib, menyatakan, bukan hanya wilayah yang selama ini terisolir yang memiliki ketergantungan tinggi dengan Malaysia, tapi juga wilayah yang infrastrukturnya sudah baik, seperti Entikong, masih tinggi ketergantunganya dengan negara jiran.
"Yang menjadi pertanyaan memang sampai sekarang, kita masih ketergantungan dengan negara Malaysia, padahal seperti Entikong infrastruktur sudah baik. Karena memang sampai sekarang pemerintah Indonesia sendiri tidak mampu menyediakan kebutuhan dasar masyarakat di perbatasan," katanya kepada Tribun, Selasa (11/10/2011).
Bukan hanya kebutuhan dasar seperti sembako yang dikeluhkan masyarakat. Menurut H Thalib, kebutuhan dasar lain seperti BBM, listrik dan energi lainnya pun, masyarakat masih berharap dari negara tetangga Malaysia. Namun demikian, masyarakat tetap merasa cinta dengan NKRI tanpa pernah berniat pindah kewarganegaraan.
"Sampai sekarang kami tidak pernah ingin pindah kewarganegaraan menjadi warga negara Malaysia. Bahkan mungkin rasa cinta kami terhadap NKRI melebihi rasa cinta semua warga negara yang ada. Karena kami persis berada di beranda negara dan merasakan bagaimana minimnya perhatian Pemerintah RI," katanya. (*)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Seputar Sambas:Sering Ngamuk, Kunyil Diamankan Pol PP

70 Persen dari 195 Perusahaan di Sambas Belum Daftar BPJS (Seputar Sambas)