Poltek Terpikat Terbaik se- Indonesia

SAMBAS – Politeknik
Terpikat Sambas termasuk 24
perguruantinggi terbaik di
Indonesia dalam kategori
Sistem Penjaminan Mutu
Internal (SPMI). Poltek
Terpikat menyisihkan 357
perguruan tinggi yang
mengembalikan instrument
evaluasi diri SPMI kepada
Dirjen Dikti.Direktur
Politeknik Terpikat Sambas,
Tedi Heryanto mengatakan,
status ini merupakan hasil
kerja keras seluruh elemen
yang ada di lembaga
pendidikan itu. ”Walaupun
dalam usia yang relatif masih
muda, dengan kerja keras
dan rasa kebersamaan untuk
memajukan pendidikan di
Kabupaten Sambas, ternyata
telah membuahkan hasil dan
ini merupakan salah satu
langkah maju bagi Politeknik
Terpikat Sambas,”
ungkapnya bangga.
Sejak diluncurkan pertama
kali pada tahun 2003 oleh
Direktorat Pembinaan
Akademik dan
Kemahasiswaan Ditjen Dikti
Kemendiknas, kegiatan
penjaminan mutu (quality
assurance) di perguruan
tinggi pada saat ini telah
berlangsung selama tujuh
tahun. Sementara itu, pada
tahun 2006 telah selesai
disusun secara nasional
sistem yang menyinergikan
kegiatan EPSBED.
”Penjaminan mutu dan
akreditasi perguruan tinggi,
yang semuanya bertujuan
menjamin mutu perguruan
tinggi di Indonesia,” jelas
Tedy. Pada tahun 2008,
Direktorat Akademik Ditjen
Dikti telah menyebarluaskan
instrument evaluasi
implementasi SPMI dan telah
diisi oleh 387 perguruan
tinggi. Berdasarkan Desk
Evaluation telah terpilih 127
perguruan tinggi untuk
menjalani site verification dan
technical assistance.
Akhirnya, dihasilkan 68
perguruan tinggi yang dinilai
telah merintis SPMI dengan
baik. Evaluasi juga
dilaksanakan pada 2009, dari
454 perguruan tinggi yang
mengikuti, terpilih 129 untuk
menjalani site verification dan
akhirnya terpilih 58
perguruan tinggi yang dinilai
telah mengimplementasikan
SPMI dengan baik.
Tedy memaparkan, pada
2010 Kementerian
Pendidikan Nasional melalui
Ditjen Dikti, kembali
menyebarluaskan instrumen
evaluasi implementasi SPMI
melalui Surat Edaran Nomor :
2231/D2.4/2010, tertanggal
10 Agustus 2010 kepada
seluruh perguruan tinggi di
Indonesia. ”Politeknik
Terpikat Sambas ikut mengisi
instrument tersebut dan
mengirimkannya ke Ditjen
Dikti,” katanya. Dari 357 yang
mengembalikan instrument
evaluasi diri SPMI, ada 66
perguruan tinggi yang lolos
untuk menjalani site
verification. Pada tanggal 4
Desember 2010, Politeknik
Terpikat Sambas diundang ke
Surabayauntuk melakukan
verifikasi SPMI. Adapun Tim
Verifikasi yang ditugaskan
oleh Ditjen Dikti untuk
melakukan verifikasi SPMI
Politeknik Terpikat Sambas
adalah Novesar Jamarun dan
Soeprapto SU anggota Tim
Quality Assurance/QA Dikti,
Koordinator Bidang Pelatihan
QA KJM-UGM. ”Dari 66
Perguruan Tinggi yang lolos
untuk menjalani site
verification dan akhirnya
terpilih 24 perguruan tinggi
yang dinilai telah
mengimplementasikan SPMI
dengan baik, termasuk
didalamnya adalah Politeknik
Terpikat Sambas,” tuturnya
sumringah. (hen)
sumber pontianak post

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Seputar Sambas:Sering Ngamuk, Kunyil Diamankan Pol PP

70 Persen dari 195 Perusahaan di Sambas Belum Daftar BPJS (Seputar Sambas)