seputar perkembang tsunami dan gempa bumi di jepang(sumber detiknews dan vivanews)
Sabtu, 12/03/2011 09:09 WIB
Pengungsi di Jepang Belum
Boleh Pulang, Gempa Susulan
Masih Terjadi
Anwar Khumaini : detikNews
detikcom - Tokyo, Para
pengungsi korban gempa dan
tsunami di Jepang belum
diperbolehkan pulang,
menyusul masih terjadi gempa
susulan yang terjadi hingga
pagi ini.
"Pagi ini situasi Kota Oarai,
Jepang masih mencekam.
Gempa masih terus terjadi
dan peringatan tsunami
susulan masih terus
dikumandangkan pemerintah
kota. Warga di tempat
pengungsian masih dilarang
kembali ke rumah," kata
salah seorang warga negara
Indonesia yang berada di Kota
Oarai, Sterly Sydney lewat
surat elektronik yang
dikirimkan kepada detikcom,
Sabtu (12/3/2011).
Pantauan Sterly di sekitar
pantai Oarai, tampak suasana
porak poranda. Sejumlah
mobil tampak terbalik di
pinggir jalan dan sejumlah
kapal kecil melintang di
tengah jalan
"Pengamatan kami di 500
meter dekat Pantai Oarai
porak poranda. Sejumlah truk
dan kontainer terbalik di
jalan. Bahkan sejumlah kapal
ikan kecil melintang di tengah
jalan dekat Pantai Oarai
tersapu tsunami setinggi 6
meter yang terjadi kemarin
sekitar pukul 15.30 Waktu
Jepang," papar Sterly.
Dia menambahkan, hingga
saat ini belum ada informasi
adanya WNI yang meninggal
dunia akibat gempa dan
tsunami dahsyat tersebut di
wilayah Oarai.
"Belum ada laporan korban
WNI di Oarai dan dipastikan
semua aman di tempat
pengungsian di sekolah
Isohama dan Gereja GIII
Oarai," katanya
Sabtu, 12/03/2011 08:05 WIB
Ajaib! 81 Penumpang Kapal
yang Terseret Tsunami Jepang
Selamat
Anwar Khumaini : detikNews
detikcom - Tokyo, Sungguh
ajaib! Sekitar 81 orang yang
terjebak di dalam kapal yang
terbawa gelombang tsunami
semuanya ditemukan selamat,
setelah gelombang tsunami
membawa kapal itu ber mil-
mil jaraknya.
Seperti dilansir AFP, Sabtu
(12/3/2011), helikopter
Angkatan Laut Jepang dan
Polair Jepang telah
menemukan sebuah kapal
yang sebelumnya tersapu
ombak besar akibat tsunami
sebagai dampak gempa 8,9 SR
kemarin. Kapal berisi 81
orang itu pun kini dievakuasi.
Kapal itu dimiliki oleh seorang
pembuat kapal di Ishinomaki.
Sebelumnya, sebuah kapal
yang membawa 100 orang
penumpang disapu oleh
gelombang tsunami yang
menerjang Jepang. Tsunami
menyerang bagian timur laut
Jepang setelah gempa dahsyat
8,9 skala richter (SR)
mengguncang negara maju
itu.
Dilansir Reuters, Jumat
(11/3/2011), kapal itu tersapu
air hingga belum diketahui
nasibnya. Belum ada
konfirmasi dari petugas
setempat mengenai hal ini.
Apakah kapal yang ditemukan
ini adalah kapal yang hilang
tersebut? Belum ada
konfirmasi.
Tsunami Jepang Sampai di AS,
Hantam 35 Kapal
» Tsunami hantam Jepang
Ita Lismawati F. Malau |
Sabtu, 12 Maret 2011, 09:34
WIB
VIVAnews - Sedikitnya 35
kapal yang bersandar di
pelabuhan komunitas di utara
California hancur diterjang
gelombang tsunami yang
dipicu gempa 8,9 SR di Jepang,
Jumat 11 Maret 2011. Pejabat
setempat menyatakan mereka
bersiap untuk hal terburuk.
Menurut Manajer Pelayanan
Darurat Cindy Henderson,
sekitar 7.000 orang dievakuasi
dari areal pelabuhan di
Crescent City, 560 kilometer
utara San Francisco untuk
antisipasi akibat buruk dari
gelombang tsunami ini.
"Bahkan ada kapal yang
menimbun kapal lain," kata
Cindy seperti dilansir dari
laman Sidney Morning Herald
edisi Sabtu 12 Maret 2011.
Dia menambahkan bahwa
gelombang tertinggi yang
tercatat adalah 2,5 meter.
Untungnya, ini tidak
melanggar sisi pelabuhan.
Laporan terakhir, gelombang
tersebut sudah mulai surut.
"Kami kira gelombang [yang
datang] akan lebih tinggi,"
tambahnya.
Jika gelombang air sampai
melampaui pelabuhan, kapal-
kapal itu akan terbawa dalam
hentakan gelombang dan
menerjang areal parkir
sampai ke jalan raya. "Kami
prihatin, tapi kami sudah
evakuasi," kata dia.
Crescent City merupakan kota
wisata yang dekat negara
bagian Oregon. Crescent juga
satu dari lima county di
California yang berada di
dataran rendah di mana
penduduknya diminta untuk
bersiap menghadapi
gelombang tsunami yang
dipicu gempa 8,9 SR di Jepang.
Tsunami tahun 2006
menimbulkan kerusakan di
Crescent City dengan total
kerugian US$25 juta.
Penduduk kota kecil lainnya
yang harus dievakuasi adalah
Humboldt, San Mateo, San
Luis, dan Mendocino.
Sementara itu, dikutip dari
Associated Press, sirene juga
mengaung di Hawaii, salah
satu bagian Amerika Serikat
berbentuk kepulauan. Petugas
mengeluarkan peringatan
kepada penduduk agar
menjauhi pantai. Nelayan pun
menarik kapal mereka keluar
dari laut demi keamanan.
Peringatan ini lebih cepat
dibandingkan gelombang
sehingga memberikan
kesempatan pada jutaan
orang yang berada di pantai
Pasifik untuk bersiap
Pengungsi di Jepang Belum
Boleh Pulang, Gempa Susulan
Masih Terjadi
Anwar Khumaini : detikNews
detikcom - Tokyo, Para
pengungsi korban gempa dan
tsunami di Jepang belum
diperbolehkan pulang,
menyusul masih terjadi gempa
susulan yang terjadi hingga
pagi ini.
"Pagi ini situasi Kota Oarai,
Jepang masih mencekam.
Gempa masih terus terjadi
dan peringatan tsunami
susulan masih terus
dikumandangkan pemerintah
kota. Warga di tempat
pengungsian masih dilarang
kembali ke rumah," kata
salah seorang warga negara
Indonesia yang berada di Kota
Oarai, Sterly Sydney lewat
surat elektronik yang
dikirimkan kepada detikcom,
Sabtu (12/3/2011).
Pantauan Sterly di sekitar
pantai Oarai, tampak suasana
porak poranda. Sejumlah
mobil tampak terbalik di
pinggir jalan dan sejumlah
kapal kecil melintang di
tengah jalan
"Pengamatan kami di 500
meter dekat Pantai Oarai
porak poranda. Sejumlah truk
dan kontainer terbalik di
jalan. Bahkan sejumlah kapal
ikan kecil melintang di tengah
jalan dekat Pantai Oarai
tersapu tsunami setinggi 6
meter yang terjadi kemarin
sekitar pukul 15.30 Waktu
Jepang," papar Sterly.
Dia menambahkan, hingga
saat ini belum ada informasi
adanya WNI yang meninggal
dunia akibat gempa dan
tsunami dahsyat tersebut di
wilayah Oarai.
"Belum ada laporan korban
WNI di Oarai dan dipastikan
semua aman di tempat
pengungsian di sekolah
Isohama dan Gereja GIII
Oarai," katanya
Sabtu, 12/03/2011 08:05 WIB
Ajaib! 81 Penumpang Kapal
yang Terseret Tsunami Jepang
Selamat
Anwar Khumaini : detikNews
detikcom - Tokyo, Sungguh
ajaib! Sekitar 81 orang yang
terjebak di dalam kapal yang
terbawa gelombang tsunami
semuanya ditemukan selamat,
setelah gelombang tsunami
membawa kapal itu ber mil-
mil jaraknya.
Seperti dilansir AFP, Sabtu
(12/3/2011), helikopter
Angkatan Laut Jepang dan
Polair Jepang telah
menemukan sebuah kapal
yang sebelumnya tersapu
ombak besar akibat tsunami
sebagai dampak gempa 8,9 SR
kemarin. Kapal berisi 81
orang itu pun kini dievakuasi.
Kapal itu dimiliki oleh seorang
pembuat kapal di Ishinomaki.
Sebelumnya, sebuah kapal
yang membawa 100 orang
penumpang disapu oleh
gelombang tsunami yang
menerjang Jepang. Tsunami
menyerang bagian timur laut
Jepang setelah gempa dahsyat
8,9 skala richter (SR)
mengguncang negara maju
itu.
Dilansir Reuters, Jumat
(11/3/2011), kapal itu tersapu
air hingga belum diketahui
nasibnya. Belum ada
konfirmasi dari petugas
setempat mengenai hal ini.
Apakah kapal yang ditemukan
ini adalah kapal yang hilang
tersebut? Belum ada
konfirmasi.
Tsunami Jepang Sampai di AS,
Hantam 35 Kapal
» Tsunami hantam Jepang
Ita Lismawati F. Malau |
Sabtu, 12 Maret 2011, 09:34
WIB
VIVAnews - Sedikitnya 35
kapal yang bersandar di
pelabuhan komunitas di utara
California hancur diterjang
gelombang tsunami yang
dipicu gempa 8,9 SR di Jepang,
Jumat 11 Maret 2011. Pejabat
setempat menyatakan mereka
bersiap untuk hal terburuk.
Menurut Manajer Pelayanan
Darurat Cindy Henderson,
sekitar 7.000 orang dievakuasi
dari areal pelabuhan di
Crescent City, 560 kilometer
utara San Francisco untuk
antisipasi akibat buruk dari
gelombang tsunami ini.
"Bahkan ada kapal yang
menimbun kapal lain," kata
Cindy seperti dilansir dari
laman Sidney Morning Herald
edisi Sabtu 12 Maret 2011.
Dia menambahkan bahwa
gelombang tertinggi yang
tercatat adalah 2,5 meter.
Untungnya, ini tidak
melanggar sisi pelabuhan.
Laporan terakhir, gelombang
tersebut sudah mulai surut.
"Kami kira gelombang [yang
datang] akan lebih tinggi,"
tambahnya.
Jika gelombang air sampai
melampaui pelabuhan, kapal-
kapal itu akan terbawa dalam
hentakan gelombang dan
menerjang areal parkir
sampai ke jalan raya. "Kami
prihatin, tapi kami sudah
evakuasi," kata dia.
Crescent City merupakan kota
wisata yang dekat negara
bagian Oregon. Crescent juga
satu dari lima county di
California yang berada di
dataran rendah di mana
penduduknya diminta untuk
bersiap menghadapi
gelombang tsunami yang
dipicu gempa 8,9 SR di Jepang.
Tsunami tahun 2006
menimbulkan kerusakan di
Crescent City dengan total
kerugian US$25 juta.
Penduduk kota kecil lainnya
yang harus dievakuasi adalah
Humboldt, San Mateo, San
Luis, dan Mendocino.
Sementara itu, dikutip dari
Associated Press, sirene juga
mengaung di Hawaii, salah
satu bagian Amerika Serikat
berbentuk kepulauan. Petugas
mengeluarkan peringatan
kepada penduduk agar
menjauhi pantai. Nelayan pun
menarik kapal mereka keluar
dari laut demi keamanan.
Peringatan ini lebih cepat
dibandingkan gelombang
sehingga memberikan
kesempatan pada jutaan
orang yang berada di pantai
Pasifik untuk bersiap
Komentar
Posting Komentar